4 Manfaat MPASI untuk Bayi yang Wajib Kamu Ketahui

Proses pemberian MPASI untuk Si Kecil adalah saat yang ditunggu-tunggu. Pada tahap ini, Si Kecil mulai banyak belajar mempelajari rasa dan tekstur makanan. Pemberian MPASI juga akan berpengaruh pada beberapa hal, misalnya frekuensi BAB pada bayi.



Hal yang Perlu Diketahui Mengenai MPASI

Bahan makanan yang digunakan untuk membuat MPASI adalah bahan makanan dengan nutrisi yang baik untuk kecil. Selain bahan makanan, Bunda juga perlu mengetahui beberapa hal yang berhubungan dengan MPASI. Beberapa hal yang perlu diketahui mengenai MPASI, yaitu:

1.   Frekuensi BAB yang berubah

Setiap bayi yang memulai MPASI memiliki frekuensi BAB yang berbeda-beda. Biasanya, bayi akan BAB setiap satu sampai dua kali dalam sehari. Bunda perlu khawatir apabila BAB bayi menjadi keras dan sulit. Apabila Bunda merasa bayi sulit BAB, maka Bunda bisa memberikan air perasan apel untuk membuat kotoran bayi menjadi lebih lunak.

 

Gangguan sistem pencernaan yang mungkin di alami Si Kecil adalah perut kembung. Si Kecil bisa menjadi mudah rewel terutama jika masuk angin. Ketika masuk angin, bayi bisa BAB 5 kali dalam sehari dengan tekstur feses yang encer.

 

Tetapi, Bunda tidak perlu terlalu khawatir jika frekuensi BAB menjadi lebih sering. Karena, Si Kecil kini mulai mengonsumsi banyak makanan yang membuat volume kotoran menjadi lebih banyak.

 

2.   MPASI membuat sistem pencernaan bayi menjadi lebih kuat

Pemberian MPASI pada bayi sejak usia 6 bulan akan membuat sistem pencernaan menjadi lebih matang. Makanan dengan berbagai tekstur akan membuat usus bergerak lebih baik dan penyerapan terjadi lebih sempurna. Rajin memberikan MPASI akan membuat Si Kecil belajar mengenai jam makan.

 

Sehingga, tubuh Si Kecil bisa beradaptasi dan membiasakannya untuk memakan makanan yang beragam dan sehat.

 

3.   Perubahan warna feses

Ketika Si Kecil diberi MPASI maka warna kotorannya juga akan mengalami perubahan. Perubahan warna feses dipengaruhi oleh menu makanan yang diberikan. Bunda harus selalu mematikan Si Kecil menggunakan popok yang tepat dan nyaman. Adanya perubahan frekuensi BAB Si Kecil mengharuskan Bunda memilih popok dengan daya tampung yang baik seperti Merries.

 

Popok Merries dibuat dengan teknologi tinggi dan menghasilkan popok yang berkualitas. Popok akan nyaman digunakan oleh bayi yang baru lahir maupun bayi yang sedang memulai MPASI https://merries.co.id/community-parenting/kesehatan/kenali-frekuensi-bab-bayi-setelah-mpasi.

 

4.   Makanan yang dimakan Bunda berpengaruh pada ASI

Ketika Bunda sedang menyusui, Bunda juga harus memerhatikan asupan nutrisi. Perbanyak memakan makanan berserat serta memiliki kandungan antioksidan di dalamnya. Jika Bunda kurang mengonsumsi buah dan sayur, maka ASI yang dihasilkan juga bisa membuat Si Kecil sembelit.

 

Jika Si Kecil sembelit, maka Bunda bisa mengetahui dari kondisi kotoran lunak. Kotoran menjadi lebih keras dan Si Kecil akan lebih rewel.

Setelah mengetahui mengenai banyak hal, Bunda akan merasa lebih tenang dan tidak terlalu panik ketika menghadapi Si Kecil yang rewel. Nikmati masa pemberian MPASI sebaik mungkin sebagai sarana pengenalan makanan untuk Si Kecil.

Posting Komentar

0 Komentar